Showing posts with label GALERI NASIONAL. Show all posts
Showing posts with label GALERI NASIONAL. Show all posts

18 October 2018

Festival Bebas Batas

Festival Bebas Batas (which roughly translates as ‘free of boundaries’, or ‘unlimited’) will be Indonesia’s first festival of brilliant art by disabled people.
The festival is the brainchild of a group of artists, curators and activists, including artist Hana Madness, who visited the Unlimited Festival in London in 2016 and was inspired to create a festival with the same spirit in Indonesia.
Taking place at the National Gallery in Jakarta on 12-29 October 2018, the festival is designed to complement the Asian Para Games, which will be held in Jakarta, also in October.
The festival is a collaboration between Galeri Nasional Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Art Brut Collective, and British Council Indonesia.
That's me, when I gave a speech at the opening ceremony of the Festival Bebas Batas. I conveyed how I feel proud because this Festival can be realized in Indonesia and also will be a new history of Arts & Disability in Indonesia.
Along with Director of NoMa Museum Japan, Director of the British Council Indonesia, Art Director of The Ministry National and Culture of Indonesia, and The Curator of Festival Bebas Batas.
In front of my new set of painting called "Emotionally Unstable Family"
Got a chance to meet Director General of the Ministry National Education and Culture of Indonesia, Bapak Hilmar Farid.

14 June 2018

Painting Workshop at Bali Provincial Mental Hospital (Road To Festival Bebas Batas)

Here is our second destination after Solo. Bali Provincial Mental Hospital is the one and only mental hospital in Bali. Located in Bangli Village, around 30 km away from Denpasar.
Sorry guys, I can not give you much update at this moment. Because I've been preparing my upcoming project in London UK. Well, I promise I'll be back soon and can not wait to see you all at the first and the biggest Arts and Disability Festival in Indonesia on October 2018. 

15 September 2017

Pameran Besar Seni Rupa 2017 "HUELE" Ambon-Maluku

Pameran Besar Seni Rupa (PBSR) yang diselenggarakan oleh Direktorat Kesenian Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merupakan
acara tahunan yang akan memamerkan karya-karya perupa perwakilan provinsi Indonesia. PBSR ke 5 ini diselenggarakan di Ambon, Maluku dalam rangka mempromosikan Provinsi Maluku melalui Taman Budaya dan salah satu wilayah perkembangan seni rupa Indonesia. 
PSRB juga bertujuan untuk mendukung perkembangan karya-karya perupa wakil seluruh provinsi di Indonesia, dan meningkatkan apresiasi publik melalui presentasi karya-karya mutakhir para perupa Indonesia.
Senang sekali rasanya dapat menjadi salah 1 dari 3 orang seniman yang mewakili provinsi DKI Jakarta. Bertemu dengan kurang lebih 99 seniman-seniman hebat dari seluruh provinsi di Indonesia.
Saya bersama para perwakilan dari DKI Jakarta.

Pemandangan dari hotel tempat para seniman dan panitia menginap. Berlokasi di dekat pantai Natsepa yang terletak cukup jauh dari Kota Ambon. Kami bermalam selama 3 hari 3 malam dengan serangkaian acara yang cukup padat. Dari persiapan pameran, pembukaan, wisata budaya, hingga loka karya dan diskusi bersama para praktisi seni Indonesia. 
 Sehari sebelum acara pembukaan pameran "HUELE"
 Malam pembukaan pameran pada tanggal 16 September 2017. Bertempat di Taman Budaya Provinsi Ambon Maluku. Saya sangat tak menyangka bahwa panitia mempersiapkan acara yang cukup megah dengan mengadakan pawai budaya, pertunjukan seni seperti tari dan nyanyi, hingga mendatangkan penyanyi sekelas Glen Fredly dalam acara tersebut. Sungguh meriah dan penuh suka-cita!
 Bapak Dr. Timbul Raharjo selaku kurator dan Bapak Dr. Restu Gunawan selaku Direktur Kesenian di Kemendikbud mengajak para pejabat daerah untuk melihat-lihat setiap karya dari para seniman. 
 Para tamu undangan di hadapan karya saya.
 Saya bersama dengan kurator Dr. Timbul Raharjo
Saya dengan latar belakang karya saya yang berukuran 1 meter x 1 meter.

Loka karya melukis bebas pada tanggal 17 September yang diselenggarakan di Pantai Namalatu. Acara tersebut dilanjutkan dengan makan siang bersama dan diskusi perihal pembentuka Asosiasi Perupa Indonesia yang digagas oleh Dr. Timbul Raharjo selaku kurator dari PBSR. 
 Sertifikat penghargaan yang diberikan oleh Direktur Kesenian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Liputan mengenai kegiatan PBSR dimuat dalam koran lokal edisi Jumat 15 September.

Saya ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya untuk para panitia yang telah mempercayakan saya untuk mewakili perupa Jakarta di tanah Maluku. Sangat senang dan terharu melihat apresiasi yang diberikan masyarakat serta para perupa-perupa senior begitu melihat karya yang saya suguhkan. 3 hari terasa cukup singkat rasanya, namun pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan dari perjalanan tersebut dirasa cukup sebanding untuk melanjutkan langkah saya dalam berkarya dan berprestasi dalam bidang seni.
Terimakasih sekali lagi. Semoga seni dapat mempertemukan kita dilain waktu.

Much love and respect. xx

08 May 2016

I'm Join with Glued2 (Street Sticker Party) at National Gallery of Indonesia

GARDUHOUSE & VISUAL JALANAN PRESENT
#GLUED2 STREET STICKER PARTY

Opening October 26th 2015
19.00 - 23.00 WIB

Exhibition October 27 - Nov 16
10.00 - 19.00 WIB

At National Gallery Of Indonesia
Jl. Medan Merdeka Timur No. 14 Jakarta

With 535 participants, 37 cities, 19 countries