17 September 2011

"Normatif? Akademis? Pembodohan?"

ORIENTASI? KOMUNIKATIF? NORMATIF? AKADEMIS?

Apa benar membebankan MABA dengan serba-serbi yang terlihat tolol itu sebagai bentuk pengenalan? Gue rasa semua orang sudah jauh terlebih dulu melewati masa-masa semacam MOS sebelum menduduki bangku perkuliahan. Ospek adalah pembodohan diluar akademis. Jadi terlihat jelas, ospek hanyalah ajang eksistensi dan balas dendam bagi sebagian senior. Sebagai seniorpun gue nggak akan pernah mengiyakan hal-hal semacam itu apalagi di bangku perkuliahan. Kita manusia, dibekali otak, apalagi setelah 9 tahun sebelum nya bersekolah.


Gambar di atas baru contoh kecil, betapa terlihat bodohnya seseorang di bawah pengawasan senior. Salah satu alternatif yang tepat adalah seminar, dengan menggandeng para MABA untuk ikut aktif dalam diskusi kampus. Contoh di atas jelas tidak menggandeng bukan, karena jelas ada gate yang mengharuskan MABA mengikuti apa yang diperintahkan oleh senior.

Nothing untuk gue, ketika dengan klaim senior kita bisa membuat seseorang menjadi patuh dan tunduk seperti badut tolol. Kita semua telah membayar mahal, dengan tujuan dan status yang sama.

"STOP TO MANAGE!"